
Di MAN Insan Cendekia Aceh Timur, semangat Kurikulum Merdeka tidak hanya tercermin dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga dalam kegiatan literasi yang digerakkan oleh para duta literasi sekolah. Mereka hadir sebagai agen perubahan yang kreatif dan inovatif, mengimplementasikan nilai-nilai Kurikulum Merdeka melalui permainan literasi yang menyenangkan dan edukatif.
Para duta literasi ini merancang berbagai permainan literasi yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan siswa. Mereka memanfaatkan berbagai media, mulai dari kartu kata, papan permainan, hingga aplikasi digital, untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan menarik.
Dalam setiap permainan, para duta literasi memasukkan unsur-unsur Kurikulum Merdeka, seperti:
- Pembelajaran Berbasis Proyek:
- Permainan literasi seringkali dikaitkan dengan proyek-proyek belajar yang sedang dikerjakan siswa.
- Misalnya, permainan tebak kata yang berkaitan dengan tema proyek penelitian siswa.
- Pengembangan Keterampilan Abad ke-21:
- Permainan literasi dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif siswa.
- Misalnya, permainan membuat cerita bersambung yang mengharuskan siswa untuk bekerja sama dan berimajinasi.
- Pembelajaran yang Berdiferensiasi:
- Para duta literasi menyesuaikan tingkat kesulitan permainan dengan kemampuan masing-masing siswa.
- Mereka juga menyediakan berbagai pilihan permainan yang sesuai dengan minat dan gaya belajar siswa.
- Penguatan Profil Pelajar Pancasila:
- Permainan literasi dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong, dan berkebinekaan global.
- Misalnya, permainan membuat puisi tentang toleransi dan keberagaman.
- Permainan literasi dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong, dan berkebinekaan global.
Melalui permainan literasi yang digerakkan oleh para duta literasi, siswa MAN Insan Cendekia Aceh Timur tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi mereka, tetapi juga mengembangkan karakter dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi generasi penerus bangsa yang unggul. Para duta literasi ini telah membuktikan bahwa literasi bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan inspiratif, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka.