WhatsApp Image 2025-02-28 at 10.27.10
Suara Emas Literasi: Muhammad Riski Oeriza Fakhni, Duta Siswa Berbakat Putra Aceh Timur

Suara Emas Literasi: Muhammad Riski Oeriza Fakhni, Duta Siswa Berbakat Putra Aceh Timur

Divisi Humas OSIM 

MAN Insan Cendekia Aceh Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang literasi. Muhammad Riski Oeriza Fakhni, seorang siswa berbakat, dinobatkan sebagai Duta Siswa Berbakat Putra Kabupaten Aceh Timur. Penghargaan ini diberikan atas talenta luar biasa yang dimilikinya dalam seni baca puisi.

Oek, begitu ia akrab disapa, telah lama dikenal sebagai siswa yang memiliki kecintaan mendalam terhadap dunia sastra. Ia memiliki kemampuan yang istimewa dalam menghayati dan membawakan puisi dengan penuh penghayatan. Setiap kata yang diucapkannya mampu menyentuh hati para pendengar.

Penobatannya sebagai Duta Siswa Berbakat Putra Kabupaten Aceh Timur tidak lepas dari berbagai prestasi yang telah diraihnya di bidang baca puisi. Ia telah menjuarai berbagai lomba baca puisi, baik di tingkat sekolah, kabupaten, maupun provinsi.

Selain memiliki talenta yang luar biasa, Riski juga dikenal sebagai siswa yang memiliki kepribadian yang baik. Ia rajin belajar, disiplin, dan memiliki semangat yang tinggi untuk terus mengembangkan diri. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan literasi di sekolah dan masyarakat.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi  talenta dan dedikasi Riski dalam bidang literasi. Diharapkan, Riski dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh Timur untuk terus mengembangkan potensi diri dan berkontribusi dalam memajukan daerah.

Sebagai Duta Siswa Berbakat Putra Kabupaten Aceh Timur, Riski memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan literasi di kalangan pelajar dan masyarakat. Ia akan terlibat dalam berbagai kegiatan literasi, seperti pelatihan baca puisi, seminar literasi, dan kampanye literasi

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait